HobbyMakan.com – Banyak orang memilih cara instant untuk menurunkan berat badan. Salah satunya adalah dengan meminum obat diet, namun harus hati-hati dalam mengonsumsi obat ini. Obat diet akan lebih efektif jika dibarengi dengan mengurangi porsi makan dan melakukan olahraga. Konsumsi obat diet yang tidak cocok dengan tubuh dapat mengakibatkan gangguan pencernaan maupun kesehatan lainnya.

Beberapa obat diet mengandung sibutramin yang dapat beresiko pada jantung bahkan menyebabkan penyakit stroke. Jadi kita harus hati-hati dalam memilih obat diet, berikut beberapa jenis obat diet :

  • Obat diet yang meningkatkan metabolisme tubuh
    Obat ini berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh sehingga makanan yang dikonsumsi akan langsung dibakar menjadi energi. Obat diet ini umumnya mengandung kafein yakni gatukola, ekstrak teh hijau dan guarana sehingga mempunyai efek samping seperti pusing, jantung berdebar hingga kesulitan tidur.
  • Obat diet untuk menekan nafsu makan
    Nafsu makan tinggi dapat membuat berat badan naik oleh karena itu fungsi obat diet ini untuk menekan hal tersebut. Obat diet ini tergolong obat keras sehingga butuh resep dokter karena dosis yang tinggi dapat membuat pusing, dada berdebar, susah tidur hingga tensi darah naik. Obat diet ini umumnya memiliki kandungan phentermine, qysmia (gabungan phentermine dan topiramate).
  • Obat diet untuk mencegah penyerapan lemak dan karbohidrat
    Obat ini akan membuat sebagian lemak dan zat tepung lainnya terbuang atau gagal diserap tubuh. Kandungan yang terkandung dalam obat diet ini adalah Orlistat. Efek samping dari obat ini adalah diare, sering buang angin hingga buang air besar yang sangat bau.

Sharing is caring!

Tagged : #

Vinasya Jansen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *