Hobbymakan.com – Tertawa ketika melihat hal yang lucu atau menangis ketika merasa sedih memang adalah sesuatu hal yang wajar. Tapi bagaimana kalau tidak bisa mengendalikan tawa ataupun tangisan seperti tokoh Arthur Fleck dalam film Joker?

Joker seringkali tertawa tiba-tiba bahkan terhadap sesuatu hal yang sama sekali tidak lucu. Ia memang tidak bisa mengontrol tawanya.

Dikutip dari WebMD, setidaknya ada 1 juta orang di Amerika Serikat yang tidak bisa mengendalikan tawa dan tangisannya. Mereka bisa tertawa dan menangis secara tiba-tiba, tidak terkendali, dan seringkali pada waktu yang salah.

Respon ini bukan tanda suasana hati yang bahagia atau sedih, melainkan gangguan sistem saraf yang disebut Pseudobulbar Affect (PBA).

Terdapat beberapa gejala pasien dengan PBA, sebagai berikut :

  1. Tiba-tiba tertaawa atau menangis dan tidak bisa mengendalikannya.
  2. Gejala tidak terkait dengan suasana hati. Dengan kata lain, anda mungkin merasa bahagia tetapi mulai menangis dan tidak bisa berhenti atau merasa sedih tetapi malah tertawa.
  3. Cemas atau malu didepan umum.
  4. Ledakan frustasi atau kemarahan.
  5. Ekspresi wajah yang tidak cocok dengan emosi.

Gejala PBA hampir mirip dengan gejala depresi atau gangguan bipolar. Para ilmuwan percaya PBA terjadi akibat kerusakan pada konteks prefrontal yaitu area otak yang membantu mengendalikan emosi. Cidera atau penyakit yang mempengaruhi otak juga dapat memicu PBA. Sekitar setengah dari orang terkena stroke mengalaminya.

PBA biasanya dapat dikendalikan dengan obat-obatan. Pada 2010, FDA menyetujui dextromethorphan atau quinidine sebagai terapi obat pertama untuk PBA.

Sharing is caring!

Tagged :

TukangMasak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *