HobbyMakan.com – Kota Bandung sangat identik dengan Gedung Sate yang merupakan salah satu bangunan unik berarsitektur Belanda. Di sekitar gedung ini ada salah satu makanan Legendaris yakni Sate Jando Cimandiri. Meskipun dijual di pinggir jalan namun makanan ini sangat disukai oleh para wisatawan. Jika berkunjung kesini untuk membeli sate maka kadang harus siap-siap antri karena banyaknya pembeli.

Nama sate Jando Cimandiri diambil dari kata Jando yang berarti Gajih atau lemak serta Cimandiri yang merupakan nama jalan tempat gerai ini berdiri. Satu porsi terdiri dari sekitar sepuluh tusuk sate dan lontong disajikan dengan alas daun pisang. Di sini ada sate lemak susu atau Gajih dan juga bisa memesan dicampur dengan sate ayam.

Sate disini sebelum dibakar akan dibumbui terlebih dahulu, dengan bumbu kuning yang terbuat dari jahe, sirih, kunir dan rempah lainnya. Bumbu tersebut meresap ke dalam daging ketika kita makan sehingga membuat sate ini cukup spesial. Sate ini telah dijual sejak tahun 1980an dengan cara berkeliling.

Teksur Sate Jando Cimandiri sangat empuk dan sangat cocok dengan bumbu kacang dan kecap. Bumbu kacang disini tidak terlalu halus, dengan 23ribu hingga 30ribu kita sudah bisa menyantap salah satu kuliner legendaris.

Sharing is caring!

Tagged :

Vinasya Jansen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *